Pengaruh Perpustakaan Digital Terhadap Minat Baca Generasi Milenial


Teknologi dan ilmu pengetahuan pasti akan selalu mengalami perkembangan dan kemajuan sesuai dengan perkembangan zaman dan berkembangnya cara berpikir manusia. Bagi generasi milenial di masa sekarang ini, peranan teknologi informasi semakin penting bagi mereka karena dengan seiring perkembangan zaman hampir seluruh generasi milenial melakukan pekerjaannya dengan menggunakan komputer ataupun menggunakan handphone untuk mencari informasi serta membaca informasi dengan cepat dan mudah. Akan tetapi, hal tersebut juga harus disertai dengan kesadaran generasi milenial terhadap kegunaan teknologi informasi untuk kepentingan yang positif salah satunya yaitu untuk meningkatkan minat baca. Salah satu sumber informasi yang berperan dalam mendukung minat baca dan sangat berhubungan dengan peningkatan minat baca masyarakat adalah perpustakaan. Perpustaaan diciptakan guna terciptanya masyarakat yang kritis berwawasan luas dalam mencari suatu informasi yang dibutuhkan oleh mereka.

Di era globalisasi saat ini, generasi milenial hidupnya tidak bisa lepas dari teknologi. Mereka harus memiliki bekal dan kesiapan dalam menghadapi revolusi 4.0 salah satunya dengan kemampuan literasi. Berhubungan dengan hal itu, perkembangan teknologi informasi juga menuntut perubahan-perubahan perpustakaan konvensional menjadi perpustakaan modern ataupun perpustakaan digital. Banyak manfaat dari perpustakaan digital bagi generasi milenial, salah satunya yaitu mereka dapat mengakses dan memanfaatkan koleksi perpustakaan di manapun dan kapanpun sehingga mereka tidak perlu datang langsung ke perpustakaan melainkan dapat mengaksesnya melalui jaringan internet contohnya handphone. Dengan begitu, perpustakaan digital mampu mengalihkan perhatian generasi milenial guna meningkatkan jumlah kunjungan mereka ke perpustakaan. Selain itu, layanan perpustakaan yang semula dilakukan secara langsung, sekarang juga diubah menjadi layanan online untuk tetap memperlancar dan memberikan kemudahan bagi pemustaka dan pustakawan.




Perpustakaan digital adalah usaha perpustakaan untuk mengubah sumber informasi dari format cetak ke format digital atau elektronik. Untuk mencari sumber informasi tersebut, pemustaka milenial perlu memiliki kemampuan literasi yang baik agar dapat menemukan informasi secara tepat, efektif, dan efisien. Oleh karena itu, diperlukan keterampilan literasi informasi digital. Hal yang harus dilakukan pengguna milenial dengan perpustakaan digital adalah dengan sering menelusuri sumber daya elektronik seperti e-book dan e-journal. Dengan cara ini, mereka dapat menemukan sumber informasi digital untuk memperoleh informasi secara efektif, sehingga menghindari informasi yang belum diketahui kebenarannya atau biasa disebut dengan hoax. Selain itu, dengan rutin mencari sumber informasi, dimungkinkan untuk menarik perhatian pengguna milenial terhadap koleksi digital. Dengan begitu, diharapkan para pengguna milenial dapat meningkatkan minat bacanya serta semakin mahir dalam memilih sumber informasi yang tersedia, dan meningkatkan kemampuan literasi informasinya.

Dengan hadirnya perpustakaan digital dapat memberikan berbagai kemudahan. Selain mudah diakses, genre dan jenis bacaan yang disediakan juga lebih beragam. Kelebihan lainnya adalah mereka tidak perlu mengeluarkan banyak uang, mereka bisa mendapatkan semuanya melalui handphone mereka. Dengan demikian, pemanfaatan perpustakaan digital sangat mempengaruhi tingkat minat baca masyarakat khususnya kaum milenial, karena perpustakaan digital memberikan banyak manfaatnya kepada mereka.

Harapan penulis yaitu perpustakaan diharapkan dapat lebih giat dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat luas terutama generasi milenial yaitu bisa dengan cara menambah publikasi koleksi digital yang dimiliki oleh perpustakaan. Sehingga, dapat menambah kepuasan pemustaka dalam menemukan bahan referensi ilmiah yang dicarinya. Hal ini akan memberikan motivasi untuk terus membiasakan membaca. Kemudian, diharapkan kaum milenial dapat lebih mendorong dirinya sendiri untuk meningkatkan minat bacanya. Karena jika keinginan timbul dari dalam dirinya sendiri, maka dalam melakukannya mereka tidak akan merasa terbebani melainkan menikmati apa yang mereka lakukan. Motivasi dari luar hanyalah dorongan semata agar dapat membantu diri sendiri menumbuhkan atau meningkatkan niat dalam diri.


Komentar

  1. wah informasinya bermanfaat, makasih ya

    BalasHapus
  2. Menarik bgt, terima kasih tambahan pengetahuannya

    BalasHapus
  3. Terimakasih,sangat bermanfaat informasinya👍🏻👍🏻

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIKTOK: SOCIAL MEDIA PALING MENGGIURKAN 2021

KENYAMANAN LUAR BIASA MEMBACA BUKU DI PERPUSTAKAAN FREEDOM INSTITUTE

Pentingnya Mempunyai Strategi Pemasaran, Berikut Panduan Lengkap Social Media Marketing 2021